alat yang wajib di gunakan saat membuat video
Selama ini, kamu senang menonton video YouTube yang kontennya sangat beragam. Entah itu cerita keseharian sang pengguna, tutorial bermain game, tutorial make-up, sampai kisah traveling. Semakin banyak video yang kamu tonton, kamu pun jadi tahu mana video yang menyenangkan untuk ditonton, dan mana yang membosankan. Lama-lama, otakmu jadi senang menganalisis suatu video dan mulai timbul keinginan untuk membuat videomu sendiri.
Orang lain bisa, kamu pun pasti bisa. Akan tetapi, membuat sebuah video butuh persiapan yang tak main-main. Setidaknya, ini 7 alat yang harus kamu tahu sebelum memutuskan untuk terjun ke dunia videografi YouTube.
Gorillapod
Untuk menjaga kestabilan kamera saat mengambil video, kamu butuh alat khusus. Tripod bisa jadi penyangga kamera di atas bidang yang cukup datar dan kamu bisa memakai monopod jika ingin mengambil scene sambil berjalan. Akan tetapi, di antara kedua barang tersebut, ada barang yang lebih canggih dan serbaguna, yaitu Gorillapod. Gorillapod punya kesamaan dengan tripod, sama-sama punya tiga kaki. Namun bedanya, kaki gorillapod ini bisa dilipat sesuai keinginan. Kamu bisa menyematkan gorillapod ini di pohon, pagar tetangga, atau dashboard mobil. Meskipun kakinya lentur, gorillapod masih bisa berdiri tegak layaknya tripod. Ukurannya yang kecil membuat gorillapod mudah dibawa kemana saja dan bisa kamu jadikan penyangga kamera saat berjalan sebagai pengganti monopod. Praktis!
Kamera Mirrorless
Di pasaran, jenis kamera sudah sangat banyak macamnya. Mulai dari DSLR yang berat, kamera yang dilengkapi dengan drone hingga kamu hanya perlu mengendalikannya memakai remote control. Di antara puluhan macam kamera, satu kamera yang hampir dimiliki semua YouTubers adalah kamera mirrorless. Kamera mirrorless punya fungsi yang mirip dengan DSLR, hanya perawakannya lebih ringan dan mungil. Keuntungan itulah yang membuat YouTubers memilih kamera mirrorless. Performanya bagus dan lebih mudah untuk dibawa sehari-hari. Kalau kamu bertanya kamera mirrorless apa yang biasa digunakan YouTubers Indonesia, beberapa di antaranya adalah Canon G7X Mark II, Sony A5000/A6000, NX Mini, dan Fujifilm X-A2.
Action Camera
Kebanyakan YouTubers memiliki lebih dari satu kamera. Alasannya di antara baterai kamera yang kurang awet atau kebutuhan shooting scene berbeda-beda. Kalau kamu punya salah satu di antara dua alasan tersebut dan punya budget lebih, kamu harus mempertimbangkan untuk membeli action camera. Selain bentuknya yang sangat kecil dan hemat baterai, kebanyakan action camera sudah tahan air sehingga kamu tak perlu bingung jika ingin membuat video saat bermain di pantai. Jika dilihat dari segi finansial pun, membeli action camera lebih murah dibanding membeli waterproof case untuk kameramu. Beberapa action camera favorit YouTubers Indonesia adalah Go Pro Hero 4 dan Xiaomi Yi.
Microphone Eksternal
Meskipun setiap kamera sudah dilengkapi dengan mic internal, beberapa YouTubers tetap memilih untuk menambah mic eksternal demi kualitas audio lebih bagus. Dengan menggunakan mic eksternal, noise seperti suara angin atau orang-orang yang berbicara di keramaian akan tereliminasi dan suaramu akan terdengar lebih jelas. Jika kamu shooting di lokasi yang ramai atau berangin, mungkin kamu akan membutuhkan microphone eksternal ini. Sebelum membeli microphone, perhatikan apakah kameramu memiliki hot shoe atau tidak karena hal tersebut berpengaruh pada jenis mic yang kamu beli. Jika kameramu memiliki hot shoe, artinya kamu bisa membeli mic dan menaruhnya di atas kameramu lewat hot shoe seperti yang dilakukan Agung Hapsah. Kalau tidak ada hot shoe di kameramu, mungkin kamu ingin membeli mic terpisah seperti Olivia.
LED/Softbox/Ringlight
Pencahayaan adalah hal yang penting dalam karya visual. Terkadang, cahaya matahari tak cukup untuk menerangi objek video dan para YouTubers membeli alat tambahan untuk menerangi objek. Alat yang digunakan pun berbeda, sesuai dengan kebutuhan. Lampu LED yang ukurannya kecil bisa dibawa ke manapun, menjadi cahaya tambahan jika kamu shooting di malam hari. Softbox berukuran besar akan menambah cahaya secara halus pada objek besar seperti manusia di dalam ruangan, tidak seperti lampu kamar yang sangat harsh dan akan menghasilkan bayangan dari objek. Ring light adalah lampu LED yang bentuknya seperti donat. Ring light biasa dipakai beauty vlogger karena cahayanya yang terfokus pada satu arah bisa membantu mereka untuk shooting detail-detail dalam ber-make up.
Wondershare Filmora
Faktor terbesar yang mempengaruhi menarik atau tidaknya sebuah video adalah proses editing-nya. Meskipun kamu sudah punya alat-alat yang bagus dan teknik yang mumpuni dalam mengambil scene, jika tidak dibarengi dengan editing yang bagus, hasil akhirnya akan kurang menarik. Kalau kamu ingin mengedit video dengan teks, filter, atau clipart yang lucu tapi tidak ingin ribet, kamu bisa memasang aplikasi Wondershare Filmora. Dalam aplikasi editing ini sudah tersedia template teks dengan efek khusus, pelbagai filter yang bisa langsung kamu aplikasikan ke videomu, dan gambar clipart untuk meramaikan video. Tak hanya itu, aplikasi ini pun sudah menyediakan beberapa backsound dan sound effect untuk keperluan audio. Lengkap dan mudah! Wondershare Filmora bisa kamu pakai di Windows dan Mac.
Baca juga: Ini 9 Tips dari YouTubers Indonesia yang Bisa Menginspirasimu dalam Berkarya Melalui Video
Final Cut Pro X
Jika kamu butuh aplikasi editor dengan fitur yang lebih banyak, Final Cut Pro X bisa jadi pilihanmu. Harganya memang cukup mahal, tapi sepadan dengan keuntungan yang kamu dapatkan. Fitur-fitur yang disediakan oleh Final Cut Pro X di antaranya ada multicam editing, di mana kamu bisa menyatukan beberapa video dengan sudut pengambilan gambar yang berbeda dan aplikasi tersebut langsung mensinkronasikannya. Ada juga synchronized clips yang memudahkan kamu menyatukan rekaman video dan audio dari dua device berbeda. Salah satu YouTubers yang memakai aplikasi ini adalah Puteri Modiyanti. Sayangnya Final Cut Pro X ini hanya bisa kamu pakai di komputer Mac.
Kebutuhan dan budget yang dimiliki setiap orang memang berbeda. Akan tetapi setidaknya sekarang kamu bisa mempertimbangkan mana yang harus kamu beli terlebih dahulu di antara tujuh alat di atas. Tak perlu buru-buru memborong, belilah satu persatu dulu saja. Yang terpenting, berkomitmenlah untuk membuat konten yang bermanfaat!
Comments
Post a Comment